oleh

Diduga Tidak Terima Ditegur, Adik Tikam Kakak Kandung

GR (KOTABUMI) – Aksi pembunuhan kali ini terjadi di Desa Kalicinta, Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten setempat, sekitar pukul 07.30 WIB, Rabu (27/2/19)

Endang Lusiana kakak korban Anang Aphandi, mengatakan pelakunya adalah  Panji Putra. Lebih lanjut menurutnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa pembunuhan tersebut berawal pada saat Anang (korban) menegur panji ( pelaku ), agar adik bungsunya tidak sering kali memarahi orang tuanya setiap hari, namun sayang, akibat tidak terima dengan ucapan oleh kakak kandungnya, akhirnya spotanitas pelaku menendang pintu dan mengambil pisau yang ada di dapur rumahnya. Dengan sebilah pisau yang di genggamnya, pelaku menghampiri korban yg masih kakak kandungnya itu, saat sedang berada di dalam teras depan rumah dan langsung menikamkan Senjata Tajam ke arah dada kiri korban sebanyak satu kali.

Dengan berlumuran darah dan menahan perih akibat luka tusukan didada kirinya hingga pada akhirnya korban terjatuh dan tersungkur di dapur rumah dengan berlumuran darah di lantai. Melihat kejadian tersebut Endang Lusiana kakak tertua pelaku dan korban menjerit meminta tolong seketika itu pun warga berdatangan serta membawa adik kelima dari sembilan saudaranya tersebut ke rumah sakit umum ryacudu kotabumi.

Lantaran kekurangan darah akibat dua luka tusukan, akhirnya Korban meninggal dunia di rumah sakit dan meninggalkan dua anak serta istri. Sementara Pelaku yang sempat melarikan diri ditangkap anggota Polsek Kotabumi Utara.

Andi Prabowo kepala dusun setempat mengatakan pihaknya mendapat informasi pukul 08.00 WIB dari warga. Bahwa ada keributan. Sementara itu dimata tetangga korban dikenal baik, sedang Pelaku ini diduga mengalami depresi akibat perceraiannya.

Kaur identifikasi Polres Lampung Utara
Aipda Suroto menjelaskan dari hasil olah tempat kejadian perkara, dirinya mengamankan senjata tajam yang digunaka Pelaku, dan pakaian korban. ” Korban mengalami dua luka tusukan di bagian dada kiri,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Donny Kristian Bara’langi membenarkan kejadian tersebut, ia mengatakan pelaku sudah di amankan dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh anggota. ” Sempat melarikan diri dan bersembunyi 300 meter dari tempat kejadian,”(AYI/ATAN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed