Tanggamus Anggarkan Pembangunan Ruas Jalan Waysom Melalui Dinas PUPR

GR (Tanggamus) — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani melalui Dinas PUPR anggarkan dana Rp1,2 Milyar untuk bangun Jalan Abri Manunggal Sejahtera (AMS) ruas Waysom Campang Tiga Kecamatan Kota Agung Timur di tahun anggaran 2020 ini.

Pembangunan Jalan AMS merespon harapan warga Tulung Langok Waysom dan sekitar yang meminta Pemkab Tanggamus untuk membangun jalan tersebut karena sudah rusak parah di beberapa titik.

Menurut Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Okta Rizal, bahwa Bupati sangat memprioritaskan pembangunan jalan tersebut, yang akan dilaksanakan tahun ini.

Adapun pengerjaannya di mungkinkan antara Maret atau April 2020 mendatang, untuk saat ini masih dalam proses pra tender proyek.

“Sebenarnya pembangunan jalan tersebut telah menjadi prioritas Bupati, untuk mengakomodir harapan warga sekitar, dan Tanggamus tentunya. Karena jalan tersebut memang sangat vital bagi kelangsungan gerak perekonomian masyarakat,” katanya, Jumat (07/02/2020) diruang kerjanya.

Sementara itu, Andi tokoh pemuda Tulung Langok Waysom berharap pernyataan Bupati Tanggamus melalui Dinas PUPR tersebut tidak lagi obral janji dan pepesan kosong seperti selama ini. Karena masyarakat setempat dan sekitarnya sangat menantikan berjalannya pembangunan jalan AMS tersebut.

“Kita sangat mengapresiasi apabila Pemkab benar benar membangun jalan, apalagi kalau dinas terkait turun langsung dan sosialisasi akan adanya pembangunan jalan. Kemudian kedepan mobil mobil besar dan alat berat pembangunan GOR hendaknya memperhatikan jalan, agar tidak terjadi kerusakan parah lagi,” katanya.

Diberitakan, warga Pedukuhan Tulung Langok, Waysom dan sekitarnya kecewa kepada Pemkab Tanggamus yang hanya mengobral janji akan memperbaiki jalan raya setempat, yang hingga tahun 2020 ini tak kunjung ada realisasi.

Menurut Aswadi salah seorang tokoh pemuda Tulung Langok, jalan yang merupakan penghubung dari Kota Agung ke areal Perkantoran Pemkab Tanggamus Kecamatan Kota Agung Timur itu, telah rusak parah kisaran 400 meter diruas Waysom-Tulung Langok.

Sebenarnya, adapun kerusakan jalan tersebut sudah sejak beberapa tahun lalu, namun tidak ada respon dari Pemerintah untuk melakukan perbaikan saat itu.

Sehingga pada tahun 2019 lalu, atas inisiatif masyarakat didukung tokoh tokoh masyarakat, dilaksanakan perbaikan secara swadaya masyarakat, yang melakukan penambalan jalan yang berlubang dengan cor beton sekedarnya.

Pada waktu itu, karena pengerjaan perbaikan jalan secara swadaya tersebut terekspose ke Pemkab, membuat dinas terkait meninjau lokasi dengan obral janji kepada masyarakat.

“Saat itu semua rincian kerusakan jalan kami serahkan kepada penjabat dinas terkait, dan mereka menyatakan siap menganggarkan perbaikan pada tahun itu juga yaitu di bulan Juli tahun 2019,” katanya, Rabu (05/02/2020).(WnRh).

Komentar