GR (METRO) – Kepala SMKN 2 Metro, Dr Armina MPd prioritaskan bagi anak kurang mampu terlebih anak berstatus yatim piatu yang ingin melanjutkan bersekolah di tingkat SMA/SMK sederajat.
“Kami membuka selebar-lebarnya karena moto sekolah ini untuk membantu generasi bangsa agar bisa terus sekolah. Kami prioritaskan anak berstatus yatim piatu dan tidak mampu. Mereka bisa sekolah di sini dengan gratis,”tutur armina.
Dia menegaskan, sekolahnya juga memberikan keringanan biaya pendidikan kepada peserta didik yang perekonomiannya menengah ke bawah.
“Syaratnya ada SKTM (surat keterangan tidak mmapu). Nanti waka humas sekolah akan melakukan peninjauan ke tempat tinggal peserta didik. Jika hasilnya benar peserta didik tidak mampu, kami akan beri keringanan bahkan di gratiskan dari biaya apapun,” ujarnya.
Terkait adanya kasus dugaan pelayanan ijazah disekolahnya. Dirinya membantah jika sekolahnya melakukan penahanan ijazah peserta didik.
“Tidak ada penahanan ijazah. Biaya sekolah telah di rapatkan melalui Komite sekolah dan sesuai kesepakatan kemampuan wali murid. Jika ada alumni sekolah kami yang ingin mengambil ijazah tapi belum melakukan pelunasan biaya, bisa melampirkan SKTM. Dan nanti kami akan memastikan jika benar peserta didik adalah warga kurang mampu. Karena pernah ada kasus di sekolah kami, SKTM dimanfaatkan supaya bisa mengambil ijazah tanah melunasi biaya sekolah. Padahal orang tuanya mampu,” ungkapnya.
Namun begitu, ia tidak menampilkan jika masih ada ijazah peserta didiknya yang tertinggal di sekolah.
“Memang ada sebagian ijazah alumni peserta didik kami. Tapi saya kurang tahu berapa jumlahnya, kami tidak akan mempersulit peserta didik Jika benar memang tidak mampu ya datang ke kami, pasti akan kami beri keringanan,” tandasnya Selasa (3/3/2020) (Aliando).










Komentar