GR (NAGEKEO) – Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, M.Kes membuka kegiatan seleksi terbuka dan uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Kabupaten Nagekeo, Jumat (18/9/2020) bertempat di Aula Setda Nagekeo.
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah, Eusabius Ebo dalam laporan panitia yang dibacakannya menyatakan bahwa Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara mengamanatkan bahwa pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi dilakukan secara terbuka dan kompetitif yang didasarkan pada sistem merit.
Penerapan sistem merit merupakan perencanaan pengembangan sumber daya manusia berdasarkan kebutuhan kompetensi yang mewajibkan adanya standar kompetensi jabatan, penilaian perilaku, dan kinerja serta rekam jejak pegawai dan dilakukan seleksi secara obyektif dan netral.
Pemerintah Kabupaten Nagekeo berupaya senantiasa mendorong penerapan sistem merit antara lain dengan melakukan pengisian Jabatan Tinggi Pratama melalui seleksi terbuka serta pelaksanaan uji kompetensi secara profesional, mengacu pada rekomendasi yang diperoleh dari Komisi Aparatur Sipil Negara.
Maksud dan tujuan Seleksi terbuka dan Uji Kompetensi ini yakni terselenggaranya seleksi calon pejabat tinggi pratama yang transparan, kompetitif dan akuntabel sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan berdasarkan metode yang terukur dan akuntabel.
Panitia seleksi terdiri dari 1 orang Ketua dan 4 orang anggota dibantu tim asessor dari Pemerintah Provinsi NTT.
Jadwal seleksi :
1. Pengumuman pendaftaran melalui media cetak dan elektronik serta penerimaan berkas pelamar tanggal 07 s/d 11 september 2020.
2. Seleksi administrasi 14 s/d 16 september 2020.
3. Pengumuman hasil seleksi administrasi tanggal 17 september 2020.
4. Presentasi Makalah dan wawancara sejak tanggal 18 s/d 25 september 2020.
5. Presentasi uji kompetensi bagi peserta seleksi terbuka dan peserta uji kompetensi oleh Asessor akan disampaikan kemudian.
Metode seleksi menggunakan multi methods dengan instrumen makalah dan wawancara serta instrumen lain yang relevan serta penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural oleh assesor menggunakan pendekatan multi methods dan multi assesor dengan instrumen penilaian yang terstandar.
Total peserta seleksi terbuka dan uji kompetensi sebanyak 19 Orang untuk mengisi 7 jabatan, antara lain :
1. Calon Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
2. Calon Kadis Perhubungan.
3. Calon Kadis Pertanian.
4. Calon Kadis Peternakan.
5. Calon Kepala Pelaksana BPBD.
6. Calon Kepala Sat Pol PP dan Kebakaran.
7. Calon Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta 3 orang peserta pejabat yang saat ini telah menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk mengikuti uji kompetensi yang tahun lalu belum sempat ikut uji kompetensi.
Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do dalam sambutannya mengatakan bahwa ini bagian dari proses yang waktunya singkat hanya beberapa hari dan dilakukan panitia seleksi oleh mereka yang memiliki kompetensi memadai untuk melakukan seleksi ini. Rekam jejak kalian, pengalaman bekerja, dan itu menunjukan keseriusan kalian dalam menyiapkan diri agar pantas pada waktunya dipromosikan menduduki jabatan- jabatan tertentu.
“Oleh karena itu, seleksi dalam beberapa hari ini hanya bagian ujung dari kerja keras kalian selama ini. Sudah menunjukan niat membela diri sepenuhnya pada pengabdian untuk negara khususnya Pemerintah Daerah dan rakyat Kabupaten Nagekeo”, tegas Bupati Don.
“Mungkin kalian akan menghadapi teman sendiri pada saat wawancara dalam ujian. Saya ingatkan, hadapi dengan sikap yang pantas, karena apapun itu sifatnya final, tidak tawar menawar. Yang penting adalah sikap kalian, konsentrasi pada materi ujian dan menjawab apa yang ditanya”, ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Don juga mengucapkan terima kasih kepada panitia seleksi. “Kawal terus proses ini agar benar-benar mendapatkan hasil yang mumpuni, kompetensi dari semua peserta”, tutupnya.
Turut hadir pada kesempatan itu, para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, Tim Panitia Seleksi : Ketua Pansel Drs. Lukas Mere. Anggota : Ibu Yulita Eme, Pater Hendrik Kerans SVD, Pater Avent Saur SVD, Agustinus Fernandes, SE. (Jhonatan Raga)








Komentar