oleh

Resedivis Bandar Shabu Ditangkap Satres Narkoba

Lampung Utara (GR),-Imran, (53), warga Dusun Gunung Labuhan, Kelurahan Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara, diringkus Tim Cobra Satresnarkoba Polres Lampung Utara, pada Selasa kemarin, (19/3/2019), sekitar pukul 17.00 WIB. Imran diduga terlibat dalam jaringan peredaran shabu dan ganja, di wilayah Tanjung Iman. Bahkan dikenal sebagaai pemain lama. Dalam kesehariannya, Imran berprofesi sebagai seorang petani.

Tim Cobra pimpinan Kasat Narkoba Iptu. Andri Gustami, melakukan pengintaian, dan penyergapan dan upaya penangkapan paksa terhadap Imran, dengan barang bukti sabu dan timbangan digital, dan plastik klip.

Kapolres Lampung Utara, AKBP. Budiman Sulaksono, melalui Kasatresnarkoba Iptu. Andri Gustami, menyampaikan, tersangka diamankan atas dasar adanya pengaduan dari warga yang mengetahui aktifitasnya.

“Bermula dari adanya pengaduan masyarakat, Tim Cobra langsung menindaklanjuti dengan melakukan check dan ricek. Hasilnya, tersangka disinyalir benar melakukan bisnis narkoba di wilayahnya,” kata Andri Gustami, Rabu, (20/3/2019),

Menurut Andri Gustami, Imran diamankan dengan dasar laporan pengaduan bernomor LP / 186 – A/III/2019/Polda Lampung/ SPKT Polres Lampura. Tersangka merupakan pemain lama dan juga residivis dalam kasus tindak pidana serupa. “Berdasarkan hasil surveillance (pemantauan) Tim Cobra, menemukan bukti-bukti kuat atas adanya aktifitas bisnis narkoba yang dijalani tersangka. Lalu KIta pimpin Tim Cobra langsung melakukan penyergapan dan upaya penangkapan paksa terhadap Imran.” katanya.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka sempat berupaya menghilangkan barang bukti, namun berhasil ditemukan anggota. Dan saat digeledah, Tim Cobra turut mengamankan barang bukti, berupa tujuh paket kecil shabu dengan berat bruto 2,71 gram, satu paket sedang shabu dengan berat bruto 6, 08 gram, dua linting ganja, lima plastik klip bening, tiga tabung kaca, dan satu kertas papir. “Saat ini, tersangka telah diamankan di Polres Lampura guna penyidikan lebih lanjut,” tegas Andri Gustami,(Ayi/nil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed