oleh

Rapat KUA- PPAS APBD 2022 Digelar DPRD Pesawaran

Gerbangrepublik (Pesawaran) – Rapat Paripurna Penyusunan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2022 yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Pesawaran, di hadiri langsung Bupati Dendi Ramdhona, Kamis (15 /9/ 2022).

Paripurna  Penyusunan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2022 selain dihadiri oleh Bupati Dendi juga Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Forkopimda serta berbagai elemen masyarakat.

Rapat Paripurna pembahasan KUA- PPAS dipimpin langsung ketua DPRD Pesawaran Suprapto, serta didampingi Wakil ketua I Paisaludin, Wakil ketua III Zulkarnaen serta dihadiri anggota DPRD Pesawaran.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam sambutannya mengatakan, ada beberapa catatan yang menjadi dasar dalam penyusunan Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022. Pertama Perubahan terhadap asumsi-asumsi pendapatan belanja dan pembiayaan yang tertuang dalam APBD .

Dengan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian APBN Tahun Anggaran 2022.

Selanjutnya penyesuaian yang dikarenakan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.07/2022 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam Rangka Mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Untuk Menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Daerah, Optimalisai Pendapatan Asli Daerah dengan menggali potensi yang ada dan yang memungkinkan dapat direalisasikan sampai dengan akhir tahun.

Berdasarkan catatan sebagaimana dijelaskan di atas, maka secara ringkas Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 mengalami perubahan.

Untuk pendapatan total daerah setelah perubahan direncanakan sebesar Rp. 1,306 Triliyun lebih. Sementara Belanja Daerah secara umum dapat digambarkan, bahwa belanja daerah dialokasikan dalam Rancangan Perubahan KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2022 sebesar Rp. 1,409 Triliyun.

Belanja Operasi setelah perubahan sebesar Rp. 924,510 Milyar lebih, Belanja Modal setelah perubahan sebesar Rp. 253,887 Milyar lebih atau mengalami penyesuaian sebesar (Rp. 68,821) Milyar lebih dari sebelum perubahan. Belanja Tidak Terduga setelah perubahan sebesar Rp. 300 Juta atau mengalami penyesuaian sebesar Rp. 4,7 Milyar dari sebelum perubahan. Sedangkan Alokasi untuk Belanja Transfer tetap tidak mengalami perubahan ( red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.