GR (Wayratai) – Meski tidak menimbulkan korban jiwa, akibat hujan Sabtu (16/2/19) sejak pukul 17.00 Wib hingga 19.20 Wib, jalan penghubung Desa Induk Ke Muhara Kecamatan Wayratai Kabupaten Pesawaran terputus, bahkan jembatan gantung yang biasa digunakan warga untuk transportasi mengalami kerusakan dan sangat menghawatirkan.
Camat Way Ratai, Asnawi Mahadhaka kepada awak media, membenarkan jika Desa Bunut dan Bunut Seberang ada beberapa titik terdampak banjir dan longsor akibat esensitas hujan yang sangat tinggi.
“Hujan selama dua jam dari jam lima sore dan hingga jam tujuh malam, tapi jam sembilan malam air sudah mulai surut, tahap awal kami melakukan pendataan semua rumah yang terdampak banjir ” ujar Asnawi saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Sementara di Desa Bunut Seberang kata Asnawi tanggul jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Induk dan Sinar Harapan juga tergerus diakibatkan derasnya arus sungai. Saat ini kondisi jembatan gantung sangat membahayakan.
“Tanggul penahan pondasi jembatan gantung yang berada di Dusun Induk, Desa Bunut Seberang juga tergerus air,” tambah Asnawi.
Bahkan, kata Asnawi jalan penghubung Dusun Induk ke Muhara terputus akibat longsor sepanjang 20 meter dengan ketebalan sekitar 50 Cm. Bronjong penahan jembatan gantung induk juga terbawa arus air. Bahkan, kondisinya saat ini menghawatirkan.
“Jembatan gantung induk ini kondisinya sangat menghawatirkan. Dan, permasalahan ini sudah saya laporkan ke Pak Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K,”tandasnya.(bg)










Komentar