Persoalan Pemasangan Instalasi Listrik di Desa Nampar Tabang, CV.Dwi Putri Akui Ada Kekeliruan

GerbangRepublik.com- (Manggarai Timur,NTT) – Sebulan lalu CV. Dwi Putri sebagai mitra PLN yang melakukan pemasangan instalasi listrik di Desa Nampar Tabang di persoalkan oleh warga masyarakat Desa Nampar Tabang.
Dimana pelanggan listrik mempersoalkan kinerja dari CV. Dwi Putri terkait pemasangan MCB dirumah rumah pelanggan yang dianggap salah.
Sebelumnya Fransiskus Dasa yang merupakan salah satu pelanggan meteran 1300 VA dengan harga Rp. 2.485.000, menyampaikan kepada media. Bahwa Belum masuk pada tahap 2 (pemasangan meteran) sudah mulai muncul kontroversi dari variasi biaya dan pemasangan MCB adalah %%%kasus yang agak seksi di desa saya dan itu saya alami secara pribadi” Terang Frans
Ia juga mengatakan Pada saat instalasi dirumahNya Pihak CV. Dwi Putri memasang MCB C4 yang seharusnya tepat pada sosialisasi awal untuk MCB C2= 400 VA, MCB C4=900 VA dan MCB C6=1300 VA.
Lebih lanjut pemerintah Desa setempat sebagai fasilitator CV tersebut berinisiatif melayangkan surat undangan secara resmi kepada Frans Dasa  selaku Narasumber dan juga kepada wartawan media GerbangRepublik.com untuk hadir di kantor Desa Nampar Tabang pada Kamis 22/10/2020 untuk mendengar secara lansung klarifikasi dari pihak CV. Dwi Putri maupun Pemerintah Desa Nampar Tabang terkait apa yang dipersoalkan oleh masyarakat Desa yang sudah memuat berita ke media GerbangRepublik.com pada bulan September lalu.
Pantauan media Pada Kamis 22/10/2020 sekitar pukul 12.35 bertempat  dikantor Desa Nampar Tabang Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur, tampak hadir  dalam pertemuan tersebut yaitu Kepala Desa Nampar Tabang (Hilarius Teguh,SH) bersama unsur staf, ketua BPD bersama anggota ,Linmas,  penanggung jawab CV. Dwi Putri bersama anggota tim teknisi, serta pihak yang merasa dirugikan  atas kinerja dari CV. Dwi putri.
Kepada media Kepala Desa Nampar Tabang (Hilarius Teguh,SH) mengatakan bahwa pihaknya bersama CV Dwi Putri sudah melakukan sosialisasi tahap awal, dimana pada saat itu ada kesepakatan antara masyarakat dan pihak CV maupun pemdes setempat bahwa jika ada persoalan-persoalan terkait pengaduan masyarakat,silahkan  langsung menghubungi pemerintah desa setempat atau melalui nomor HP lansung ke pihak PLN, dan jangan langsung menggunakan media sosial untuk hal hal seperti ini, karena ini bukan program dari kepala Desa ataupun program Bupati yang dipilih secara politik, “Terang Hila”
Lebih lanjut kepala desa Nampar Tabang menjelaskan bahwa terkait persoalan dari Frans Dasa selaku masyarakat yang merasa dirugikan, kami sebagai  pemerintah Desa selama ini belum mendapatkan pengaduan dari yang bersangkutan, “jelas Hila”
Menanggapi hal itu Martina Nini sebagai penanggung jawab dari CV. Dwi Putri menjelaskan kepada media pada Kamis 22/10/2020 bahwa  apa yang di sampaikan oleh Frans Dasa kepada media pada bulan September lalu terkait pemasangan MCB. bahwa itu karena ada kekeliruan dari tim teknisi kami di lapangan jadi bukan karena ada unsur kesengajaan, untuk MCB yang bermasalah dari semua pelanggan tersebut akan diganti. Mulai hari ini personil  kami akan jalan dari rumah ke rumah untuk menggantikan MCB yang bermasalah tersebut sesuai dengan daya kontrak dari pelanggan, Jelasnya (pedi Paty)

Komentar