GR (BANDAR LAMPUNG) — Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhumas Bandarlampung siap angkat kearifan lokal di Konvensi Nasional Humas (KNH) 2019 yang digelar di Yogyakarta, pada 16-17 Desember 2019.
Kepala Bidang Kehumasan BPC Perhumas Bandarlampung Lukman Hakim mengatakan KNH 2019 akan digelar di Hotel Sahid Yogyakarta dengan tema “Kearifan Lokal, Solusi Global (Local Wisdom, Global Solutions)”.
“Pesatnya perkembangan media digital dan teknologi artificial intelligence (AI) dan hiruk pikuk informasi serta maraknya hoax dan fake news menambah kompleksitas peran dan fungsi profesi Humas saat ini. Untuk itu, Perhumas Lampung siap membantu pemerintah daerah mencetak SDM humas yang unggul,” kata dia, Jumat (13/12/2019).
Terlebih, kata Kabag Humas dan Publikasi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya ini, dunia sekarang bukan lagi bicara SDM unggul di Era Disrupsi 4.0, tapi sudah masuk dalam Era Digital Society 5.0.
“Jika Lampung ingin mewujudkan SDM unggul untuk Indonesia Maju, saatnya kita bantu pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk bicara baik dan mengangkat kearifan lokal di kancah dunia,” kata dia.
Sementara, Ketua BPC Perhumas Bandarlampung Leo Ramadanus mengatakan Lampung kaya akan kearifan budaya yang dapat memberikan perspektif bagi para praktisi Humas agar tetap memiliki solusi kreatif di era globalisasi ini.
“Setidaknya, di KNH 2019 Yogyakarta ini, kita akan banyak belajar soal peran fungsi Humas dalam mencari dan mempromosikan kearifan lokal dan kekayaan budaya Lampung yang bisa memberi inspirasi dan membagi solusi komunikasi yang baik,” kata Bang Leo, panggilan akrabnya.
Leo juga mengatakan BPC Perhumas Bandarlampung siap mensukseskan dan memeriahkan serta ambil bagian dalam menentukan kebijakan dalam Perhumas di tingkat nasional. “Utusan dari BPC Perhumas Bandarlampung sekitar 15 orang, dan kita akan mengenalkan budaya Lampung di kancah Nasional,” kata dia.
Sementara, Sekretaris BPC Perhumas Bandarlampung Sudipto, mengatakan insan Humas Lampung akan dapat memiliki ciri khas yang unik dengan mengangkat kearifan lokal yang lebih kontekstual dengan stakeholder dan sesuai problematika yang dihadapi di masyarakat.
“Ke depan, dengan dukungan Pemerintah Daerah Lampung, kita bisa mengusulkan menjadi tuan rumah KNH yang akan datang. Apalagi, Perhumas Bandarlampung selama ini memang didukung pimpinan perguruan tinggi dan beberapa kepala daerah di Lampung. Semoga KNH yang akan datang bisa kita gelar di Tanah Lada ini,” kata Sudipto.
Pada kesempatan yang sama, Rektor IIB Darmajaya Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc, berharap pengurus BPC Perhumas Lampung yang mengikuti KNH 2019 bisa membawa nama baik diri dan daerah.
“Bawa nama baik Lampung dan kenalkan kearifan lokal. Dan bawa ilmu dari KNH 2019 di Yogyakarta untuk mengembangkan Perhumas Bandarlampung,” kata Pembina BPC Perhumas Bandarlampung itu. (**)






Komentar