oleh

Pererat Rasa Persaudaraan, Orang Muda Aewoe Bentuk ‘ARMADA’

GR (NAGEKEO) -Semangat orang muda untuk berolahraga secara bersama-sama di masa pandemi covid-19 ini memang menjadi polemik akhir-akhir ini. Hal ini pun dirasakan oleh kelompok orang muda di Desa Aewoe, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Disaksikan media ini pada Minggu (13/9/2020), beberapa orang muda Aewoe yang tergabung dalam kelompok ARMADA (Anak Remaja Muda Mudi Aewoe) terlihat bersemangat dalam bermain volly di kampung Aewoe.

Fortunatus Waja, Ketua ARMADA mengatakan bahwa olahraga dapat membangun konsistensi. Selain lelah dengan aktivitas selama sepekan, kami juga lelah karena dibuat menunggu hanya untuk berolahraga secara bersama karena situasi covid-19 ini.

“Sebenarnya ARMADA ini merupakan wadah untuk menyalurkan bakat dan minat orang muda Aewoe dalam bidang olahraga. Selain bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan di antara sesama orang muda yang ada di Desa Aewoe ini”, ungkap Fortunatus Waja yang akrab disapa Fonco ini.

ARMADA yang dibentuk pada 31/8/2020 ini juga ingin menunjukan komitmen orang muda Aewoe dalam membangun semangat kebersamaan dan persatuan serta konsisten mendukung pembangunan di Desa Aewoe.

“Tidak hanya dalam bidang olahraga saja, kami juga aktif dalam mendukung setiap kegiatan pembangunan di Desa Aewoe, baik rohani maupun jasmani”, ujar Jhon Taa, salah satu pemuda Aewoe yang aktif memberikan motivasi kepada orang muda Aewoe.

Phelipus Benisius Raga, Penjabat Kepala Desa Aewoe kepada media ini juga berkomentar positif dengan semangat kreativitas orang muda Aewoe tersebut.

“Pada prinsipnya, saya sangat mendukung setiap upaya yang dilakukan orang muda di Desa Aewoe ini dalam menjaga persatuan dalam semangat persaudaraan. Apapun bentuknya, semua kegiatan positif di masyarakat termasuk dalam bidang olahraga ini juga harus berlandaskan pada niat baik untuk membangun Desa”, ujarnya.

Meski demikian, Kades Aewoe yang biasa disapa Beni Raga ini juga menekankan agar semua warga Desa Aewoe tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

“Kita jangan anggap sepele, karena situasi saat ini belum nyaman terkait covid-19. Apalagi Desa Aewoe merupakan wilayah perbatasan antara Kabupaten Nagekeo dengan Kabupaten Ngada. Tentunya kita tetap waspada dan sama-sama menjaga ketertiban”, lanjut Beni. (Jhonatan Raga)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed