oleh

Perempuan Dan Perlindungan Anak Bentuk Satgas Disetiap Desa

GR (KOTABUMI) – Sejak Januari hingga Maret tahun 2019 ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP&PA) Lampung Utara, mencatat terdapat enam kasus pelecehan dan pemerkosaan terhadap anak. Sementara untuk tahun sebelumnya (2018, red) DPP&PA mencatat sebenyak 26 kasus yang telah diterima dan tangani.

Kepala DPP&PA, Maya Manan mengatakan jika pihaknya telah menyusun dan melakukan berbagai langkah untuk menekan kasus pelecehan dan pemerkosaan terhadap anak serta kekerasan terhadap perempuan,”Untuk wilayah perdesaan, kami telah membentuk satuan tugas (Satgas) perlindungan perempuan dan anak (PPA). Dimana tujuan Satgas itu untuk mendeteksi kasus atau mensosialisasikan hal yang menjadi faktor pelecehan dan pemerkosaan terhadap anak serta kekerasan terhadap perempuan,”ujar Maya Manan diruang kerjannya, Senin (4/3/19).

Dijelaskannya, Satgas desa itu pun akan mensosialisasikan jika terjadi kasus pelecehan atau pemerkosaan terhadap anak serta kekerasan terhadap perempuan dapat melaporkan ke pusat pelayanan terpadu perempuan dan anak ,”Faktor utama terjadinya pelecehan dan pemerkosaan terhadap anak itu disebabkan dari beberapa faktor diantaranya handphone. Oleh karena itu saya selalu menghimbau kepada pihak sekolah kerap merazia handphone siswanya dan kepada pihak orang tua untuk membatasi penggonaan handphone pada anaknya serta cenderung pada membangun komunikasi keluarga,”pukasnya.(AYI)

Dsa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed