oleh

Pemkab Lamban Tangani Kerusakan Plafon Masjid Islamic Center Tanggamus

GR (Tanggamus) — Kerusakan kontruksi atap dan plafon masjid Islamic Center makin parah, posisi rangka kontruksi makin menggantung dan atap bocor menggenangi lantai masjid saat hujan.

Kerusakan yang telah berulangkali dilaporkan oleh masyarakat dan jemaah masjid tersebut, belum ada respon positif dari Pemkab. Hanya janji janji muluk dari Pemkab dari tahun ketahun, namun nyatanya tak kunjung ada perbaikan.

“Coba lihat saat ini, saat hujan air masuk lewat atap yang bocor, bahkan dari arah kontruksi baja ringan plafon terdengar suara seperti ada yang lepas, sehingga konstruksinya semakin menggantung,” kata Asnuri salah seorang jemaah Masjid, Rabu (22/01/2020).

Endi jemaah masjid lainnya menambahkan, memang sangat miris melihat kondisi Masjid Islamic Center Kota Agung, Tanggamus tersebut. Sepertinya Pemkab kurang ada perhatian, banyak fasilitas Masjid tidak memadai, begitu juga kebersihan serta fasilitas lainnya.

“Harapan kami juga, Pemkab lebih memaksimalkan pengelolaan Masjid Islamic Center ini atau kami bisa membantu melalui kepengurusan masjid dari jemaah dan warga sekitar,” ujarnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi masalah ini, pihak pengelola Masjid Islamic Center yakni Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Tanggamus menyatakan akan segera turun kelokasi Masjid guna mengecek langsung kerusakan.

Sekretaris BPKD Andriyansyah mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih adanya info tersebut. Karena saat ini, pegawai yang ditunjuk sebagai koordinator pengurusan Masjid, telah pindah tugas menjadi Penjabat (Pj) Kepala Pekon. Sehingga pihaknya minim informasi Masjid yang menjadi salah icon Kabupaten tersebut.

“Informasi ini akan saya sampaikan dahulu kepada atasan yakni kepala badan, untuk penanganannya, setelah itu, kami segera turun kelokasi Masjid. Jika sekala kerusakan plafon dan atap tidak mungkin kami tangani, tentunya akan dikoordinasikan dengan dinas terkait,” katanya.

BPKD sebagai pihak pengelola, juga merasa malu dengan kondisi Masjid seperti saat ini, karena lokasinya berhadapan dengan Rumah Sakit Umum Daerah. Dipastikan banyak warga masyarakat yang mengunjungi pasien RSUD yang melaksanakan ibadah di Masjid tersebut.(Win).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.