GR (METRO) – Wakil Walikota Metro Djohan, hadir di acara evaluasi ramah anak yang digelar di SMKN 2 Metro guna mengevaluasi Kota metro sebagai Kota layak anak (KLA) menuju Provinsi layak anak (PROVILA).
Wakil Gubernur Lampung Cusnunia Chalim yang di wakili kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Provinsi Lampung Theresia Sormin dalam kunjungan.
“Anak merupakan aset yang sangat penting generasi penerus masa depan bangsa, penentu kualitas sumber daya manusia di Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan Nasional,” ujar nya, Rabu (5/2/2020).
Lebih lanjut secara Pemerintah Indonesia telah mengupayakan pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak melalui bebagai instrumen hukum, begitu juga dengan pemerintah Provinsi Lampung yang juga mendukung sebagai Kota Layak anak di lakukan beberapa upaya yang melibatkan seluruh pengampu kepentingan.
Ia bangga terhadap Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Lampung yang telah berkomitmen untuk bersama – sama menjadikan Kabupaten Kota menjadi Kota layak anak.
Wakil Wali Kota Metro Djohan hadir di acara sekolah ramah anak dalam hal tersebut ia menuturkan”untuk menjadikan Kota Metro sebagai Kota layak anak mari bersama kita didik anak – anak kita sebaik mungkin.
Ia mengharapkan hak – hak anak di Kota Metro dapat terlindungi agar mereka semua dapat tumbuh kembang dengan baik memiliki akhlak yang baik, kecerdasan intelektual, emosional serta dapat berkembang dengan sempurna tanpa adanya paksaan, ketegangan, dan kekerasan yang dapat merusak jiwa jiwa murni mereka.
Hal tersebut merupakan salah satu bentuk evaluasi Kota layak anak di Kota Metro menuju Provinsi layak anak (PROVILA).
Sedangkan dalam sambutan Kepala pemberdayaan perempuan dan anak Pemerintah Kota Metro Aryanti Zoeliana mengatakan hasil evaluasi tersebut merupakan percepatan KLA di Kota Metro yang sudah mendapatkan peringkat pertama,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ingin lebih meningkatkan Kota Metro sebagai Kota layak anak, tujuan dari Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan anak dari Provinsi Lampung tersebut, untuk mengevaluasi terhadap tim gugus Kota layak anak (KLA) Kota Metro agar dapat mengetahui kekurangan masing – masing.
Anak merupakan salah satu pilar utama pembangunan negara republik Indonesia yang harus di jaga serta di lestarikan agar dapat menjadi penerus bangsa Indonesia yang cerdas.
Acara tersebut berlangsung di aula SMKN 2 Kota Metro, di hadiri oleh kepala dinas pemberdayaan perempuan dan anak Provinsi Lampung, fasilitator Nasional kementrian sekolah ramah anak dan konvensi hak anak, wakil waliKota Metro, kepala dinas pemberdayaan perempuan dan anak Pemerintah Kota Metro, serta OPD terkait (Aliando).






Komentar