GR (KALIANDA) – Organisasi Masyarakat (Ormas) Arah Baru Lampung Selatan (Lamsel) menggelar deklarasikan dikantor graha pena lantai 1 yang berada di jl. trans sumatra Kec Kalianda Kab Lamsel.
Acara yang di gelar oleh ormas Arah Baru ini dideklarasikan oleh 12 orang deklarator yakni, Firdaus KH, Edi Setiawan, Syahirul Alim, Tatang Rohadi, Sugiharti, Edwin Apriandi, Syaiful Anwar, Syaiful Arifin, Agus Sutan, Suhari Batin Putra, Erwin, dan Eki Setyanto mantan wakil Bupati Lamsel.
Deklarasi tersebut juga sekaligus konferensi pers tanya jawab dengan awak media yang hadir, Kamis (05/09/19).
Menurut ketua ormas Arah Baru Firdaus mengatakan ormas ini tidak ada yang istimewa, ormas Arah Baru ini mungkin sama dengan ormas-ormas yang lainnya, namun menurutnya keistimewaan dari ormas Arah Baru ini pengesahannya tepat pada hari kemerdekaan, yakni pada tanggal 17 Agustus 2019.
Dengan di bentuknya ormas Arah Baru di Lampung Selatan, secara umum bertujuan untuk membantu menyerap dan mengawal aspirasi masyarakat untuk di sampaikan kepada pemerintah yang sipatnya sosial. Serta bagaimana caranya membantu pemerintah terhadap program-program yang turun kemasyarakat yang tidak tersosialisasi.
“Ketika ditanya apakah ormas Arah Baru ini ada intervensi dengan Plt Bupati Lamsel dirinya menepis
tidak ada tendensi maupun intervensi kepada penguasa, namun hanya kebetulan saja kami saat ini dekat dengan penguasa,” tukasnya.
“Firdaus menjelaskan ormas ini bertujuan kearah untuk bagaimana caranya untuk meningkatkan serta membangun Kabupaten Lamsel ini lebih maju lagi.
Ormas Arah Baru terbuka untuk umum siapapun silahkan bergabung, tidak harus ada kriteria khusus untuk menjadi anggota dalam Ormas Arah Baru ini, semua boleh begabung di Arah Baru, baik itu dari elemen masyarakat, Petani, Nelayan, Insan Pers, maupun ASN, yang penting mempunyai moto yang sama “Berbakti Untuk Negeri” dan Arah Baru ini siap berbakti untuk negeri khususnya di Lamsel.
Firdaus juga menembahkan ditahap awal ini kita akan bentuk pengurus dan perekrutan di 17 Kecamatan hingga ke tingkat desa,”terangnya.(Heris)








Komentar