GR ( Manggarai Timur) – Lembaga pendidikan SMPN 8 Borong yang terletak di Desa Bamgka Kantar, kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur membersihkan ruas jalan Jati-Ndilek, jumat (14/08/2020).
Sebanyak 289 siswa dan 31 orang guru dan pegawai dari Lembaga pendidikan SMPN 8 Borong dengan semangat dan kompak membersihkan ruas jalan Jati-Ndilek yang ditumbuhi dengan rumput yang rimbun.
Siswa yang ikut terlibat dalam kegiatan bhakti sosial itu terdiri dari siswa kelas VII sampai kelas IX. Semangat dari adik-adik, rekan guru dan pegawai patut untuk dicontohkan oleh masyarakat.
Fabianus Enggi, S.Pd, Mat kepala sekolah SMPN 8 Borong kepada jurnalis media Gerbang Republik.com mengatakan kegiatan bhakti sosial ini kami start dari perbatasan Desa Bangka Kantar dengan Golo Kantar sampai dengan sejauh mana kemampuan kami dengan anak-anak didik saya, ungkap Fabianus.
Dikatakan Fabianus lebih lanjut, kegiatan bhakti sosial ini merupakan tindak lanjut dariagenda sekda Matim dalam menyongsong hut RI KE-75. Sisi lain, kegiatan kami hari ini sebagai bentuk kepedulian akan lingkungan bersih, tandas Fabianus.
Fabianus juga menambahkan, ini adalah bentuk edukasi. Sehingga harapannya mungkin dengan keterlibatan lembaga pendidikan SMPN 8 Borong hari ini bisa mendorong semangat masyarakat untuk tetap mencintai lingkungan bersih, tutup Fabianus
Disela kegiatan bhakti Sosial tersebut Gaudensius Jeradu, S.Pd guru SMPN 8 Borong mengatakan, ini adalah bukti kepedulian lembaga terhadap lingkungan dan masyarakat. Tetapi yang saya kecewa kegiatan kami tidak disambut baik oleh masyarakat. Nyatanya dalam kegiatan ini, masyarakat menjadi penonton, ungkap Densi
Sangat disayangkan ketika para guru dan siswa dengan semangatnya tidak tertatih-tatih membersihkan ruas jalan tetapi masyarakat justru bersikap apatis. Apakah tidak ada program dari pemerintah dalam hal ini adalah pemerintah Desa Bangka Kantar untuk kegiatan bhakti sosial, pungka Dens
Pantauan media, terik matahari tidak menjadi hambatan para guru dan siswa/i untuk menebas rumput sepanjang jalan Jati-Ndilek.
Sayangnya ketika kepala Desa dikonfirmasi oleh jurnalis media ini terkait masyarakat yang menjadi penonton, justru kepala Desa Bangka Kantar tidak mengambil sikap tegas dan tidak mengutus aparatnya untuk ke lokasi kegiatan.
Sementara dalam sambutan kepala Desa pada jumat 07 agustus 2020 saat pembagian BLT DD tahap II, kades menegaskan untuk adakan bhakti sosial. Nyatanya sambutan kades itu hanya sebatas wacana karena tidak ada tindak lanjut.(Marianus)










Komentar