GERBANGREPUBLIK.COM (Sorong ) – Menuju dilaksanakannya ” New Normal ” Covid -19, Walikota Sorong Provinsi Papua Barat melaksanakan rapat dengan menghadirkan semua unsur Forkopimda, Selasa (16/6/2020).
Menurut Walikota Sorong Drs. Ec. Lambert Jitmau MM mengatakan, seluruh perangkat Forkopimda agar dapat mempersiapkan diri dalam menuju “New Normal”, sehingga hal ini juga dapat ikut memberikan kesadaran bagi masyarakat dalam memutus rantai Covid -19 yang ada di wilayah Kota Sorong.
Lebih lanjut Walikota Sorong mengatakan, semua unsur Muspida dan SKPD serta masyarakat harus mendukung program pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan covid -19.
” Dengan jumlah penduduk berkisar 289 000 jiwa, agar semua dapat menjaga dan mau mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker, saling menjaga jarak serta tidak bersentuhan lalu sering mencuci tangan dan yang lebih penting hidup sehat dan salalu berdoa,” tegas Walikota .
Untuk di ketahui jumlah distrik yang berada di Kota Sorong sebanyak 42 Distrik, namun yang sudah terkena dampak Covid sebanyak 18 Distrik. Hal ini menjadi perhatian pemerintah setempat, mengingat Kota Sorong merupakan pintu masuk daerah Papua baik melalui laut maupun darat sehingga sedikit menemui kesulitan dalam pengadaan rapid Test.
” Kami dan masyarakat berharap dengan dibukanya akses transportasi udara dan laut harus sesuai portokeler covid 19. Kami dan masyarakat juga ada timbul keresahan, pasalnya di kota Sorong orang yg terkena covid sudah hampir melampui batas sehingga ini menjadi polemik Pemerintah Kota Sorong,” Tambah Walikota Kota .
Pada kesempatan ini Danrem 181/PVT Sorong Papua Barat Brigjen TNI Yulius Selvanus memberi bantuan
berupa alat bantu pencegahan dan penularan Covid 19 sebanyak 100 buah kepada para ojek di daerah zona merah yg terdampak virus Corona yang terdiri dari 18 distrik yg tersebar di kota Sorong.
Danrem Papua Barat juga mengajak mengajak Kapolres,Dandim, kejari, Danlanal untuk bersama – sama membantu walikota dalam hal kedisiplinan masyarakat yang hendak berangkat maupun yang baru tiba d kota sorong.
” Agar penanganan covid -19 benar-benar terkontrol dan kami harus melakukan ketentuan atau peraturan tertentu agar fungsi kontrolnya bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” jelas Danrem Papua Barat.
Hal ini semata mata untuk mempersiapkan diberlakukannya melaksanakan New Normal demi kemajuan dan proses berlangsung taraf kehidupan manusia di kota sorong pada umumnya dan kenyamanaan masyarakat seluruh pelosok Kota Sorong .
laporan / IphulL Matdoan








Komentar