GR (Pesawaran) – Setelah sebelumnya pada tahun 2016 Puskesmas Gedong Tataan dilakukan Akriditasi, kali ini Kementerian Kesehatan kembali melakukan Reakreditasi terhadap Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Di Puskesmas yang sama.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Harun Tri Joko, saat berada di Puskesmas, Jumat (25/7/19) ada 4 Puskemas yang akan di Reakreditasi yaitu Puskesmas Gedong Tataan, Kalirejo, Hanura dan Rowo Rejo.
Menurutnya, Reakreditasi tersebut dilakukan setiap tiga tahun. “Sebelumnya memang sudah akreditasi dan sesuai Permenkes nomor 46 tahun 2015, akreditasi akan dilakukan setiap tiga tahun sekali,” ujarnya.
Ditambahkannya, sejauh ini sudah ada 13 Puskesmas di Kabupaten Pesawaran yang teregistrasi di Kemenkes. “Sebenarnya total Puskemas kita ini ada 15, tapi yang teregistrasi masih berjumlah 13, sedangkan dua lainnya Puskemas Gunung Sari dan Kota Jawa masih kita proses untuk diregistrasi ke Kemenkes, jadi yang bisa dilakukan akreditasi baru 13 Puskesmas,” tambahnya.
Dijelaskannya, ada beberapa item yang dilakukan oleh tim penilai akreditasi Kemenkes. “Item penilaian masih sama seperti sebelumnya, yaitu Administrasi Manajemen, Usaha Kesehatan Masyarakat dan Usaha Kesehatan Perorangan, serta fasilitas dan tenaga kesehatan,” jelasnya.
Ia pun menerangkan bahwa, proses akreditasi dianggap berdampak positif bagi pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. “Tentunya sangat baik dampaknya, misal seperti pada saat akreditasi kemarin itu akan ada catatan yang harus dibenahi, nah itu, yang kita perbaiki, terutama dalam hal pelayanan kesehatan, serta standar fasilitas dan tenaga kesehatan yang ada,” terangnya.
Namun begitu, kata dia, ada beberapa kendala yang dihadapi dalam proses akreditasi FKTP ini. “Mungkin kendalanya adalah adanya tenaga medis, karena syarat di Puskemas itu setidaknya ada 2 dokter umum dan 1 dokter Gigi, saat ini kita masih kekurangan adanya dokter gigi, kemarin sudah kita usulkan pada saat penerimaan CPNS, tapi yang daftar cuma sedikit, makanya nanti akan kita usulkan kembali,” jelas Kadiskes (Heri)





Komentar