GR (Lampung Timur) — Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung timur mengunjugi Kantor Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) koordinator Lamtim dalam rangka Silaturahmi dan bincang – bincang ringan dengan pengurus JPK.(02/05/19)
Syahruddin Putra (Sekab) di sambut langsung oleh Ketua JPK Sidik Ali, Sekertaris JPK Mirwan serta para pengurus JPK Korda Lampung Timur.
“Saya atas nama pribadi dan Sekab Lampung timur mengucapkan terima kasih dengan sambutan yang luar biasa ini, Saya cukup lama mengenal JPK semenjak di Lampung Utara bahkan dengan ketua Provinsipun berteman baik”ujar Syahruddin mengawali obrolan.
Lebih lanjut Pria yang biasa di sapa Daying Syah ini menambahkan” Saya menyadari betul keberadaan JPK dan lembaga lainnya sebagai sosial kontrol, kritik serta saran yang membangun karena akan timbul kecenderungan korup bila tak ada kontrol dari lembaga – lembaga seperti JPK ini”.
“Saya juga menyadari bukan dari sini (Lamtim), tapi saya harus bisa mengadaptasi dengan budaya, adat istiadat dan budaya Lampung timur khususnya Sukadana dengan pedoman”Bersama dalam perbedaan, Berbeda dalam kebersamaan”tambahnya
Di tempat yang sama Ketua JPK korda Lampung Timur Sidik Ali menyambut baik apa yang di sampaikan Syahrudin Putra.
“Saya atas nama Ketua dan jajaran pengurus JPK menyambut baik apa yang telah di sampaikan oleh Sekab yang pada dasarnya untuk menjalin hubungan kemitraan dan komunikasi yang baik antara JPK dan Sekab”ujar Sidik Ali.
Sidik Ali juga menjelaskan tentang keberadaan JPK korda Lamtim.
“JPK merupakan Lembaga yang mempunyai Mainset berbeda,Kami bergerak secara Konstruktif yang sipatnya Membangun, tidak menyerang Pribadi orang tapi bagaimana mengawal tata kelola pemerintahan, mengkritisi kebijakan baik itu Legislatif, eksekutif dan Yudikatif”
“JPK tidak hanya mengurusi tentang Korupsi tapi kami juga memantau dan mengawasi serta mengkritisi kebijakan – kebijakan yang tak sesuai dengan UU, Perpres,permen, Perda dan lain sebagainya, apalagi kebijakan Itu tak pro terhadap rakyat dan kepentingan masyarakat Lampung timur”pungkasnya
Selanjutnya obrolan yang penuh keakraban mengalir dengan Sersan(serius tapi santai) di sertai Joke dan canda tawa tanpa mengurangi makna dari berbagai hal yang di bahas hinga sampai pada Daying Syah harus pamit karena ada kegiatan lainnya yang tak bisa di tinggal.(KEMAS).






Komentar