oleh

Jelang Ramadhan Diperindag Lampung Utara Pantau Harga

 

GR (Lampung utara) – Harga kebutuhan pokok jelang ramadhan 1440 H, Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara melakukan pemantauan dipusatkan perdagangan daerah setempat.

Pantauan di pasar sentral dan pasar dekon daerah setempat, semua kebutuhan pokok baik pasokan maupun harga masih terbilang relatif stabil, hanya saja permasalahan tetap pada tingginya harga bawang putih yang ditengarai menjadi isu nasional.

Ada yang 70 sampai 80 ribu per Iko, kita sdh koordinasi dengan Provinsi dalam waktu dekat insya allah ada kuota untuk Lampung dan akan didistribusikan ke Lampung Utara, masyarat jangan khawatir mengenai harga bawang putih ini.

“Dari kita keliling dipasar semua masih stabil, tapi di pusat perdagangan seperti Ramayana kita temukan makanan tidak layak konsumsi, namun belum masuk masa expired (kadaluarsa) kita himbau untuk di pisahkan.” jelas Wanhendri, Kadis Perdagangan Lampung Utara, jumat 03 Mei 2019.

Ketika ditanya adakah harga eceran tertinggi (Het) untuk bawang putih, Wanhendri menjelaskan tidak ada, yang di atur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendagri) tahun 1998 hanya mengatur untuk harga bawang merah yakni Rp.32.000 per kilo.

“Tidak diatur hanya saja bawang merah yaitu Rp.32 ribu, ini (bawang putih) biasanya Rp.40 ribu tapi inilah sampai Rp.80 ribu, jadi masyarakat berat, tapi ini hanya kelangkaan saja.” jelasnya.

Dikatakanbya juga, dalam waktu dekat khusus bawang putih pihaknya akan melakukan operasi pasar, jadi masyarat tidak perlu hayati terkait bawang putih tersebut. “Saya sudah koordinasi dengan Bulok rencana Senin depan akan kita lakukan operasi pasar untuk bawang putih,” pungkasnya.(ayi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed