oleh

Jambu Kristal Tanjung Rusia, Hanya Enam Ribu Rupiah per -Kg

GR (PRINGSEWU) – Kabupaten Pringsewu memiliki potensi agrowisata yang sangat prospektif. Selain kawasan Agrowisata Kebun Buah Naga BW di Podosari, potensi lainnya yang dimiliki Bumi Jejama Secancanan adalah Kebun Jambu Kristal yang berada di Dusun Way Durian, Pekon Tanjung Rusia, Kecamatan Pardasuka.

Lokasinya yang berada di daerah perbukitan, kebun Jambu Kristal ini mendapatkan kunjungan orang nomor dua di Kabupaten Pringsewu, Jumat (15/5/20).

Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA didampingi Camat Pardasuka Dra.Titik Puji Lestari dan Kapolsek Pardasuka AKP Martono serta Kapekon Tanjung Rusia Wildan Firdaus menyempatkan diri untuk meninjau dan melihat dari dekat, bahkan turut memetik buah jambu kristal yang ukurannya lumayan besar yang menjuntai di ratusan batang pohon di kebun yang letaknya di lereng perbukitan Dusun Way Durian.

Wabup Pringsewu mengatakan kunjungannya ke Kebun Jambu Kristal tersebut adalah dalam rangka melihat potensi yang ada di Pekon Tanjung Rusia, yang merupakan salah satu wilayah yang berada di ujung selatan Kabupaten Pringsewu. “Setelah saya kunjungi dan melihat langsung, ternyata potensi jambu kristal di sini sangat berlimpah”, ujarnya.

Ia juga tidak menampik bahwa kondisi saat ini di tengah pandemi Covid-19, turut berdampak pada kebun Jambu Kristal tersebut. “Biasanya banyak pembeli yang datang dari jauh, langsung ke lokasi kebun ini, namun karena kondisi saat ini, sehingga semuanya ikut terhambat”, katanya.

Oleh karena itu, Fauzi mengajak semua pihak untuk bersama-sama memanfaatkan potensi yang ada, sambil berwisata menikmati buah lokal yang dijamin tidak mengandung bahan pengawet yang dapat membahayakan kesehatan. Ia menyebut jambu kristal di kebun tersebut sebagai buah organik.

Sebagai perbandingan, Wabup Pringsewu juga mengatakan bahwa di Bandar Lampung, jambu kristal dijual Rp 15,000 perkilogram, namun di Dusun Way Durian, Tanjung Rusia dijual Rp 6,000 perkilogram.

Sementara itu, sang pemilik kebun, Faturahman mengungkapkan kebun Jambu Kristal miliknya memiliki luas 1 hektar dengan jumlah pohon sebanyak 600 batang.

Untuk setiap panen, ia mengaku mendapatkan buah jambu sekitar 50 kg untuk setiap pohonnya. Setahun, menurut Faturahman bisa 2-3 kali panen, namun tetap tergantung cuaca. “Sebelum wabah Covid-19, pertahun dari 1 hektar ini bisa menghasilkan 30 ton atau 100 juta setiap panen. Saat sebelum Covid, saya jual antara 8 hingga 10 ribu perkilo, tetapi sekarang hanya 6 ribu perkilo untuk grosir”, ungkapnya.

Faturahman juga mengharapkan bantuan dan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, terutama pemasaran saat ini yang sedang lesu, serta akses jalan menuju lokasi yang mengalami kerusakan. (*/ Prokopim Pemkab Pringsewu / Isnanto Hapsara)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed