GR (BAKAUHENI) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) mengeluruk ke Pelabuhan Bakauheni, Kedatangan sekelompok organisasi itu untuk berunjuk rasa tentang ketidak nyamanan dalam pelayanan di Pelabuhan PT ASDP Bakauheni.
Pendemo meminta PT ASDP memperhatikan keselamatan dalam pelayaran pada sejumlah kapal yang ada di Merak-Bakauheni yang tidak di lengkapi lasing atau pengikat mobil. Serta memberantas adanya pungutan liar parkir di pelabuhan.Selasa,
(20/08/19).
Dari pantauan sekelompok organisasi Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) itu mengalami kesulitan menerobos untuk masuk di pintu gerbang pelabuhan Bakauheni tersebut, sebab adanya penjagaan ketat dari pihak anggota kesatuan Polres Lampung Selatan (Lamsel), beserta Kepolisian sektor kawasan pelabuhan (KSKP) beserta jajaran.
Dalam aksi itu, suasana di pintu gerbang Pelabuhan Bakauheni nyaris ricuh, karna dari pihak GMBI bersikeras memaksa untuk masuk di kawasan Pelabuhan untuk berunjukrasa di depan Kantor PT ASDP dan meminta untuk bertemu langsung kepada Pimpinan GM ASDP.
Tak lama dari pihak PT. ASDP mengutus perwakilan untuk menemui sekelompok Organisasi dan di kawal oleh jajaran KSKP Untuk berdialog tentang permasalahan tersebut di Aula KSKP.
“Ketua GMBI Lamsel Heri Prasojo meminta untuk memenuhi peraturan yang berlaku di Pelabuhan tersebut, sesuai dengan peraturan Mentri Perhubungan No 30 tahun 2016 Tentang kewajiban pengikatan kendaraan pada Kapal angkutan penyebrangan yang wajib diikat pada roda kendaraan selama dalam pelayaran,”ungkapnya Ketua (GMBI) Heri Prasojo.
“Tak hanya itu Heri Prasojo juga mengatakan adanya masalah keluhan masyarakat tentang travel yang di pungli biaya oleh pihak organda sebesar Rp 20 ribu tetapi tidak ada tiket dan untuk bayar parkir lagi di depan.”katanya.
“Sementara Syaipul Humas PT ASDP mengatakan, Tentang adanya pungli tersebut pihaknya tidak ada kewenenangan dalam pengendalian maupun pengawasan, sebab itu hanya fasilitas angkutan lanjutan dan teknisnyapun dilakukan oleh organda,” katanya,”
Dan dari kesimpulan pertemun tersebut, Pihak PT ASDP namun akan segera memperbaiki kekurangan, dalam kenyamanan selama dalam pelayaran, kedepanya semoga bisa lebih baik (ris)





Komentar