GR (Bandar Lampung) – Dokter Spesialis Syaraf yang melaksanakan praktek dibeberapa Rumah Sakit Daerah maupun swasta ini terus melakukan berbagai sosilosasi tentang pola hidup sehat bersama sepasang runner up 3 Duta Bersih Narkoba Lampung.
Salah satunya sisialisasi dilakukan melalui TV Swasta di bandar lampung (9/01/2019). Dalam siaran dialog spesial yang dibawakan oleh Christian Romeo diwal tahun ini mengundang kembali tamu spesial yang memberikan banyak inspirasi yakni dr.Zam yang sering disebut dokter aktivis.
dr.Zam didampingi sepasang runner up 3 Duta Bersih Narkoba Lampung Nia dan Pendi memberikan edukasi mengenai penyakit Parkinson.
“Penyakit parkinson adalah degenerasi sel saraf secara bertahap pada otak bagian tengah yang berfungsi mengatur pergerakan tubuh. Gejala yang banyak diketahui orang dari penyakit ini adalah terjadinya tremor atau gemetaran”, papar dr.Zam.
Gejala-gejala lain yang mungkin dialami oleh penderita, seperti tremor makin parah dan menyebar, otot terasa kaku dan tidak fleksibel, pergerakan menjadi lambat, berkurangnya keseimbangan dan juga koordinasi tubuh, tambahnya.
“Hingga saat ini, diperkirakan terdapat lebih dari 10 juta orang di dunia yang menderita penyakit Parkinson. Semua orang bisa terkena penyakit ini, namun kebanyakan adalah kalangan orang tua dan lebih cenderung terjadi kepada laki-laki. Biasanya gejala penyakit Parkinson mulai terasa ketika penderitanya memasuki usia 50 tahun. Tapi ada sekitar 5 persen orang yang mengalami gejalanya pada usia 40 tahun,” lanjut dr.Zam Zanariah Sp SM. Kes.
Penyakit ini awet abadi Tidak ada obat yang bisa benarābenar menyembuhkan tapi gejala dapat diobati dan komplikasi dapat dicegah misalnya dengan memberikan obat dopamin dengan berbagai level sesuai resep dokter guna membantu mengendalikan cara berjalan, bergerak, dan masalah tangan bergetar.
Untuk itu bila Anda memiliki tanda atau gejala parkinson tersebut atau ingin bertanya, konsultasikanlah kepada dokter. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Selalu diskusi dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik, tutup dr.Zam.










Komentar