oleh

Diduga Kuat, Kades Desa Sukamaju Lampung Utara Simpangkan Dana BumDes 2018

GR (Lampung Utara) – Meski Dana Desa (DD) tahun 2018 sudah digulirkan oleh Pemerintah akan tetapi dana yang diperuntukkan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Desa Suka Maju Kecamatan Semuli Lampung Utara di tahun yang sama tidak tersalurkan, sehingga kuat dugaan ada penyimpangan penggunaan Dana Desa di tahun 2018 oleh Kepala Desa setempat.

Menurut keterangan yang dihimpun gerbangrepublik. com di lapangan, beberapa program yang telah direncanakan diduga tidak terealisasi sehingga menimbulkan pertanyaan warga setempat.

Salah satu perencanaan Desa untuk menganggarkan beberapa peralatan masjid di tujuh dusun juga hingga berita ini ditulis belum ada realisasinya diantaranya pembelian ambal untuk masjid di beberapa dusun dengan rincian masing masing dusun senilai Rp 2 juta, selain itu rencana pembuatan sumur bor sebanyak delapan titik masih menjadi pertanyaan, masalahnya dari delapan titik yang direncanakan belum yerealisasi juga.

Sedangkan menurut Ketua BumDes Supri saat ditemui mengaku kalau anggaran yang diperuntukkan BumDes tahun 2017 sudah dilaksanakan, mesku demikian untuk anggaran tahun 2018 senulai 122 juta kami belum menerima atau belum cair.

“Bumdes kita untuk 2017 sudah tersalurkan yang kita kelola dalam jual beli karet, untuk 2018 sama sekali belum tersalurkan, jika untuk bumdes 2017 kita selain bergerak dibidang jual beli karet kita juga pembibitan karet sedangkan jika untuk 2018 ya belum Pak belum cair,” tambah ketua BumDes Supri.

Ditambahkan Supri, yang kita kelola saat ini dari dana tahun 2017 dananya itu dua tahap, yang pertama 50 juta, yang kedua dana kurang salur itu nominalnya 40 juta jadi semua Global 90 juta, total dana bumdes 2017. untuk dana bumdes 2018 itu kita belum terima belum ada konfirmasi dari desa.

“Dulu pihak Desa pernah ngomong akan cair pada akhir tahun 2018 tapi sampai saat ini belum ada kabar sampai kita tunggu bulan pebwari 2019 ini belum juga ada kabar yang pastinya belum tersalurkan ke bumdes untuk 2018 itu saja Pak,” beber Supri.

Saat dikonfirmasi melalui telephone seluler nya Sumiar selaku Kepala Desa menuturkan, kalau Dana bumdes 2017 diperuntukan untuk jual beli karet senilai 50 juta, untuk bumdes 2018 berkisaran di 80 juta iya bumdes kita semuanya dari Dana Desa (DD) dan itu kita salurkan ke tempat yang sama untuk kegunaan penambahan modal jual beli karet sebagian sudah kita salurkan jika tidak salah, “ketika ditanya berapa yang disalurkan bundes 2018 kepala desa menjawab waduh kalau itu nanti saya kesalahan mau menjawabnya.” ya sekarang terserah aja lah mau pihak berwajib yang panggil mau siapa ya terserah aja, berita diterbitkan juga tidak masalah terserah saja,” ujar kades. (Ayi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed