Gerbang Republik (Pesawaran) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memantau langsung alur proses pemilihan kepala desa (pilkades) melalui e-voting, Sabtu (17/12/2022).
Pemantauan pelaksanaan pilkades di Pesawaran melalui e-voting tersebut dilakukan di Desa Paguyuban, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.
Dendi menjelaskan bahwa Desa Paguyuban menjadi desa percontohan di Kabupaten Pesawaran dalam memilih calon kepala desa melalui e-voting.
Dendi mengatakan, pelaksanaan pilkades di Desa Paguyuban melalui e-voting diikuti oleh euforia masyarakat setempat.
“Kami pantau pelaksanaannya dari alur pendaftaran sampai cara bagaimana menggunakan hak suaranya,” ucap Dendi
Dendi menuturkan bahwa pelaksanaan e-voting di Desa Paguyuban tersebut telah lebih dulu dilakukan lewat sosialisasi di masyarakat.
“Sehingga pelaksanaannya lebih kondusif dan tidak ada lagi ketidaktahuan di masyarakat dalam memilih hak suaranya,” ujarnya.
Sosialisasi e-voting juga menjadi bentuk transparansi untuk hasil yang didapat dalam pemungutan suara.
“E-voting ini merupakan cara yang terbaik serta transparan dan memiliki akurasi tinggi dalam pelaksanaan pilkades,” ungkapnya.
Lanjut Dendi, sehingga dari pelaksanaan pilkades melalui e-voting tidak ada lagi kartu tanda penduduk (KTP) ganda, tidak ada lagi pemilih ganda, karena semuanya sudah jelas masuk dalam database.
“Maka, dengan pelaksanaan e-voting ini tentu dapat mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya bentuk kecurangan,” kata dia.
Disamping dengan melindungi kerahasiaan hak suara masyarakat dalam memilih.
Sementara itu Ubaidillah, warga Desa Paguyuban menjelaskan, bahwa dibanding memilih secara konvensional, e-voting lebih praktis.
“Daripada itu juga pelaksanaan e-voting juga dirasa lebih tepat dalam mencegah kecurangan,” ungkapnya.
Ubaydillah menerangkan bahwa pemilih yang menggunakan hak suaranya melalui e-voting menjadi lebih aman.
“Saya sendiri merasakan keamanan, dan merasa dilindungi hak suaranya,” kata dia.
Ubaydillah melanjutkan, tentu diharapkan e-voting untuk selanjutnya bisa diterapkan secara total.
“Sebab di Kabupaten Pesawaran baru di Desa Paguyuban lah yang menjadi pelaksanaan pilkades melalui e-voting,” katanya.
Oleh karenanya, Ubaydillah berharap pelaksanaan pilkades di desanya tidak dikotori oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. (Aris).










Komentar