Bersama TNI -Polri Sejumlah Ormas di DKI Tolak Aksi Anarkis

GR (Jakarta) – Menjaga situasi kondusif sejumlah organisasi masyarakat ( Ormas) bersama TNI-Polri di DKI Jakarta menggelar apel deklarasi menolak segala bentuk tindakan anarkisme. Deklarasi itu bertujuan untuk menjaga agar Jakarta tetap kondusif.

Apel yang digelar pada Senin (19/10/2020) didipimpin langsung oleh Kapolres Jaksel, Kombes Budi Sartono, dan Dandim 0504/JS Kolonel Inf Ucu Yustiana, dilapangan Ahmad Yani Kebayoran Lama, Jaksel.

“Apel gelar pengamanan merupakan kesiapan dalam rangka deklarasi menolak segala bentuk tindakan anarkisme serta komitmen bersama untuk menjaga Jakarta yang aman dan kondusif,” kata Budi dalam sambutannya.

“Terkait demo-demo diwarnai anarkisme kita tidak menginginkan, demo-demo berikut jangan lagi ada anarkisme kembali. Baik oleh demonstrasi ataupun aparat bisa menahan diri, kita semua tidak ingin di adu domba dan kita sangat menolak bentuk anarkisme dan menolak pelajar ikut demonstrasi,” kata Ketua Panitia Deklarasi, Zaini Achmad.

Ada 7 sikap yang disepakati para peserta deklarasi sebagai berikut:

1. Tetap setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika;
2. Menolak dengan tegas aksi anarkisme dan segala bentuk aksi kekerasan lainnya;
3. Mendukung negara serta siap berpartisipasi dalam menciptakan dan memelihara kamtibmas;
4. Menolak keras hoax dan ujaran kebencian;
5. Menghimbau untuk tidak memanfaatkan anak-anak, remaja, pelajar, dan kaum rentan lainnya dalam kegiatan unjuk rasa;
6. Mengutamakan

musyawarah dalam penyelesaian masalah serta menggunakan jalur-jalur hukum yang berlaku;
7. Mendukung dan aktif berpartisipasi dalam penegakan disiplin sosial protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai COVID-19.(red)

Sumber detiknews.

Komentar