GR (PESAWARAN) – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar vaksin massal tahap satu di Gedung Adora Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan, Sabtu (07/08/2021)
Kegiatan yang secara ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 tersebut melibatkan sedikitnya 42 personil Polri yang dibantu oleh sejumlah personil TNI dan Sat Pol PP setempat sebagai pengamannnya agar tertib kegiatan yang dimaksud serta 49 vaksinator yang siap menyuntikan cairan vaksin pada masyarakat yang telah didata guna mengikuti vaksinasi massal tersebut.
Hadir dikegiatan tersebut diantaranya adalah Anggota Komisi IV DPR-RI dan Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Lampung Sudin, Bupati Pesawaran Dendi Romadhona, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Anggota Komisi II DPR-RI dan Ketua DPC PDI Kabupaten Pesawaran Endro Suswantoro Yahman, Wakil Bupati Pesawaran Marzuki S.
Kemudian, nampak hadir juga Kepala BPBD Pesawaran Mustari, Kasat Pol PP Kabupaten Pesawaran Effendi, Kasat Sabhara Polres Pesawaran AKP Mulyadi, Kapolsek Gedong Tataan Kompol Hapran, KBO Sat Sabhara Polres Pesawaran Iptu Waris, KBO Sat Intel Polres Pesawaran Iptu Dartiyo Santiko, Kasi Propam Polres Pesawaran Ipda Yurisman, Plt. Kadiskes Kabupaten Pesawaran Maisyuri, Sekretaris Dinkes Kabupaten Pesawaran dr. Andika, Vaksinator RSUD Pesawaran dan 6 Puskesmas, Personil Polres Pesawaran dan Polsek Gedong Tataan serta personil TNI, Pol PP dan Dishub.
Dalam sambutannya, Bupati Dendi Ramadhona mengatakan bahwa wilayahnya kembali menyelenggarakan Vaksinasi Covid 19 meskipun kondisi saat ini Kabupaten Pesawaran sedang defisit vaksin.
“Akan tetapi alkhamdulillah banyak yang membantu kami dalam menyumbangkan vaksinnya, TNI-Polri juga membantu kami dalam memenuhi kuota vaksin di kabupaten pesawaran, ini adalah kolaborasi dan kerjasama yang baik jangan diartikan negatif, hal seperti ini kita sangat mengapresiasi dan terima kasih telah membantu kami, ” kata Dendi.
Menurutnya, vaksin yang ada masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat Bumi Andan Jejama dalam membantu menghadapi pandemi corona.
“Hari ini baru 35 ribu dari 345 ribu masyarakat yang membutuhkan Vaksinasi Covid 19. Kalau bisa jangan cuma hari ini, saya berharap yang diluar untuk jaga jarak jangan terlihat berkerumun, kalau berkerumun kita tidak mulai vaksinasi ini. Jangan sampai kita niat vaksin malah kita terpapar Covid-19, ” ujar dia.
Melengkapinya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung Sudin mengatakan bahwa vaksinasi dapat dilaksanakan secara gotong royong agar lebih maksimal dan lebih banyak mendapat kuota vaksin.
“Tadi sudah dikatakan Pak Bupati kita melaksanakan gotong royong untuk vaksinasi Covid 19. Diluar sana banyak stigma negatif vaksinasi di masyarakat, karena sayangnya seorang pemimpin kepada masyarakatnya, kalau kita belum pernah terkena Covid 19, saya bisa berbicara seperti ini karena saya pernah terpapar Covid 19, berkat Allah Subkhanahu Wa Ta’ala saya diberi kesehatan kembali, saya di dalam rumah dan setiap tamu yang ketemu saya harus memakai masker, karena kita tidak tau virus itu ada dimana, ” kata dia.
“Covid-19 tidak memilih orang untuk terpapar, kita harus menjaga diri sendiri, keluarga dan kerabat kita, saya mengucapkan terimakasih untuk TNI – Polri yang sudah membantu, ” ucapnya.
Lalu, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo juga menegaskan bahwa vaksin tersebut bukan obat akan tetapi mengurangi resiko penyebaran Covid-19 oleh sebab itu tetap menggunakan masker, kurangi mobilitas, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.
“30 hari setelah ini akan dilaksanakan vaksinasi dosis dua, oleh sebab itu nanti di sertifikatnya akan di beri tahukan tempat dan tanggal vaksinasi kedua tersebut. Tetap disiplin protokol kesehatan dan ikuti himbauan pemerintah agar pandemi lekas selesai, ” tegas dia. ( **)










Komentar