GR (Bandar Lampung) – Menghindari kekurangan stok sembako dan ketersediaan gas elpiji, menjelang tahun baru 2019, Gubernur Lembaga Swadaya Masyarat Lumbung informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Lampung Harmonis Siaga Putra,S.Sos.MSi., meminta pemerintah Lampung agar sudah melakukan antisisipasi persediaan hingga tidak terjadi kekosongan, sehingga harga di pasar tetap stabil.
“Kita menghimbau Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi Lampung untuk memantau stok dan harga sembilan bahan pokok jelang natal dan tahun baru dan juga pertamina agar menjaga ketersediaan gas elpiji 3 kg maupun yang 12 kg,” ungkap Harmonis via whatsapp Sabtu (22/12/2018) Pukul 18 : 30 Wib.
Dikatakannya, jelang akhir tahun, permintaan terhadap beberapa bahan pokok di pasaran cenderung meningkat, sehingga menyebabkan sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga. Namun demikian ada beberapa yang tetap stabil.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar operasi pasar tetap dilakukan secara berkala terlebih menjelang natal dan tahun baru. Ini guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan termasuk beredarnya produk kadaluarsa di pasaran.
“Pemerintah Provinsi bisa bekerjasama dengan perintah Kabupaten dan kota se-lampung, agar pemantauan dan pengawasan bisa dilakukan dengan maksimal sehingga meminimalisir terjadinya kelangkaan. Kalaupun sampai terjadi dengan adanya koordinasi yang baik maka akan cepat bisa diatasi,” harapnya.
Ketua Koperasi Patani Teburayat (KPTR) ini, juga menyebutkan bila terjadi kelangkaan dan kenaikan harga yang cukup tinggi tidak hanya akan menyulitkan mereka yang merayakannya natal dan tahun baru, melainkan seluruh masyarakat luas juga akan ikut terkena dampak negatifnya. (*)






Komentar