GR ( Tulangbawang Barat) – Harga singkong turun,potongan naik penghasilan masyarakat dikabupaten Tulangbawang barat dianggap merugikan.karena tanaman singkong merupakan salah satu tanaman komunditas yang ada di wilayah setempat selain karet dan sawit.
Menyikapi keluhan masyarakat khususnya yang ada di Tiyuh Penumangan kecamatan Tulangbawang Tengah kabupaten Tubaba melakukan aksi damai (Orasi) yang di tujukan kepada perusahaan Bumi Waras (BW) di Tiyuh setempat.Senin (8/12/2019)
Korlap Tiyuh Penumangan Sukman saat tiba di lokasi perusahaan BW menyampaikan,” Kami masyarakat Penumangan hari ini akan menyampaikan terkait keluhan masyarakat petani singkong yang merasa rugi dengan harga beli yang dilakukan oleh pihak perusahaan, karena dengan kondisi saat ini tentunya hasil untuk petani tidak sesuai lagi.” Bagaimana tidak selain harganya yang kecil potongannya pun naik,belum lagi harga pupuk yang tinggi,upah tentunya tak sesuai lagi hitungan yang tersisa untuk kami sebagai petani.” Ujarnya
” Kami meminta pihak perusahaan dapat mempertimbangkan keluhan masyarakat petani, setidaknya memberikan solusi yang baik bagi kami agar saling menguntungkan baik petani maupun pihak perusahaan.karena hanya dari hasil singkong inilah yang bisa kami andalkan meskipun harus memakan waktu yang cukup lama berbulan-bulan bahkan satu tahun baru bisa dipanen.” Terusnya
” Kami pun berharap kepada pihak terkait termasuk pemerintah bisa mendengarkan keluhan ini, karena mungkin bukan hanya masyarakat Penumangan saja yang turut merasakan hal yang sama tapi juga seluruh petani singkong lainnya khususnya yang ada dikabupaten Tubaba.” Pintanya
Tak berselang lama penyampaian Orasi tersebut perwakilan masyarakat pun di minta beberapa oleh pihak kepolisian untuk dipertemukan kepada pihak perusahaan guna membahas terkait tujuan dari aksi tersebut.(Joni)






Komentar