GR ( BANDAR LAMPUNG) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes mengapresiasi stakeholder terkait terhadap kegiatan pemberian obat pencegah masal Kecacingan pada anak prasekolah dan Sekolah Dasar. Hal ini berkaitan cakupan yang dihasilkan Provinsi Lampung di Tahun 2018 sebesar 87% melebihi dari target yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan RI sebesar 75%, saat membuka pertemuan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan POPM Kkecacingan, Kamis10/19) di Novotel Bandar Lampung.
Dihadapan para peserta yang berasal dari pengelolaan program terkait di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Provinsi, Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes berharap kegiatan yang telah dilakukan tersebut dapat memberi jaminan pada semua anak akan manfaat dari pelaksanaan kegiatan program pengendalian Kecacingan yaitu Perbaikan status gizi, kemampuan kognitif serta perbaikan prestasi dan tingkat kehadiran di sekolah.
” Saya mendorong Kabupaten/Kota utamanya daerah prioritas stunting untuk menekan kekurangan gizi kronis yang menjadi penyebab anak terlalu pendek untuk seusianya,” ujar Kadiskes Provinsi Lampung.
Lebih lanjut masih menurut Kadis, pertemuan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan POPM Kecacingan, Provinsi Lampung Tahun 2019 ini sendiri dapat mengevaluasi sekaligus menyepakati upaya kedepan yang berguna bagi percepatan penurunan prevalensi Kecacingan dan stunting di Provinsi Lampung (red)






Komentar