GR (PANARAGAN)–Sebagai korban penganiayaan Dr. Edi Winarso Kepala puskesmas Mulya asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah, kabupaten Tulangbawang Barat(Tubaba), berharap kepada Inspektorat tubaba dapat tindak tegas terduga pelaku penganiayaan yang merupakan Pegawai Negeri Sipil(PNS) pemkab setempat.
Dr. Edi Winarso merupakan korban penganiayaan yang di lakukan oleh terduga pelaku Sudiyana, asisten apoteker pelaksana di Puskesmas setempat pada Selasa siang pukul 12.30 WIB, beberapa waktu lalu.
Selain kepala puskesmas Dr. Edi Winarso sekaligus selaku ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kabupaten tubaba mengatakan, agar inspektorat dapat, menegakkan peraturan kepegawayan yang berlaku di PNS
karena tindakan yang di lakukan oleh Sudiyana merupakan suatu pelanggaran kedisipelinan dan Etik PNS.
“Saya mengganggap apa yang di lakukan oleh Sudiyana sudah melanggar kedisipelinan dan Etik PNS dengan melakukan tindakan penganiayaan kepada saya selaku pimpinannya,”kata Edi Winarso kamis( 4/7).
Mutasi di pemerintahan itu kata Edi merupakan hal biasa untuk penyegaran, agar dapat menambah pengalaman pegawai sehingga dapat meningkatkan pengalaman dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Seandainya setiap PNS yang di roling mengamuk dan memukulin pimpinan, ini kan membuat sistim pembinaan kepegawai otomatis tidak berjalan bagai mana mau berjenjang peningkatkan karir kinerjanya bagi PNS kalau tidak terima di roling.
“Saya saja sudah dua belas kali di roling dan ASN kan harus siap ditempatkan di mana saja sesuai perintah pimpinan,”cetusnya.(Tn)







Komentar