GR (Pesawaran) – Tingginya intensitas hujan di Kecamatan Punduh Pidada Kabupaten Pesawaran, mengakibatkan 73 tumah warga dilanda banjir l, Senin (8/6/2020)).
Dari informasi yang didapat, banjir yang terjadi sejak kemaren sore 73 rumah yang terkena banjir diantaranya di Desa Sukajaya Pidada, Bawang dan Desa Kota Jawa.
Kepada awak media Camat Punduh Pedada, Darlis SE.menjelaskan air mulai masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 21.00 WIB dengan ketinggian sekitar 80 hingga 85 Cm.
“Air berasal dari sungai Way Cambay Desa Sukajaya Pedada, menggenangi sekitar 30 rumah warga Dusun Bayur, Desa Sukajaya Pedada,” ujar Darlis
Ia juga menjelaskan selain Desa Sukajaya, Dusun Purworejo Desa Bawang juga ikut tergenang air.
Di desa ini sekitar 35 rumah warga tergenang air akibat luapan sungai Way Bawang dan Way Cikiri.
“Untuk di dusun Desa Kota Jawa ada sekitar 8 rumah warga teremdam air dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 25 Centimeter,” ungkapnya
“Namun untuk di Dusun Purworejo Desa Bawang ketinggian air hampir sama dengan ketinggian air di Desa Sukajaya Pidada,” tambahnya
Sementara itu untuk di Desa Baturaja informasi yang berhasil dihimpun jembatan penghubung dua dusun yaitu Dusun Curup Menuju Dusun Way Lunik terputus akibat tergerus air sungai Way Curup
“Jembatan ini sangat vital sebab menghubungkan dua dusun. jembatan yang putus ini dibangun saat masih bergabung dengan Kabupaten Lampung Selatan,” urai Darlis
Saat ini lanjut dia, kondisi air sudah mulai surut. Ia pun menerangkan bahwa telah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona.
“Alhmdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dan saya sudah melaporkan kejadian ini ke Pak Bupati. Kata Pak Bupati hari ini BPBD dan Dinas Sosial akan ke lokasi banjir,” tandasnya.(red)





Komentar