oleh

Gunakan KIS, Pasien Asal Pesawaran Dirawat Di RS Juanda Timur Bekasi

GR (PESAWARAN) – Menanggapi status grup facebook beberapa yang viral mengenai pasien asal Lampung di RS Juanda Bekasi Timur yang tak dapat menggunakan BPJS. Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Juru Bicara Team Gugus Tugas percepatan Penanganan Corona (Covid 19) Kabupaten Pesawaran mengatakan bahwa pasien Nur Anisa, telah dapat menggunakan Kartu KIS untuk pengobatanya.

“Benar itu warga Desa Penengahan Kecamatan Way Khilau, namanya Nur Anisa umurnya 21 Tahun dengan status pekerjaan adalah seorang karyawan rumah makan di Kabupaten Bekasi. Kronologinya pada tanggal 20 maret 2020 yang pasien mengeluh sakit tenggorokan dan pada tanggal 26 yang bersangkutan dibawa ke RS Juanda Bekasi Timur , sampai saat ini masih dirawat di RS tersebut”, tutur Dr. dr. Aila Karyus, M. Kes, Juru Bicara Team Gugus Tugas percepatan Penanganan Corona (Covid 19) Kabupaten Pesawaran.

Pemerintah tanggap cepat untuk membantu pengurusan Kartunya supaya bisa digunakan. Kepala Desa dan Camat telah mengeluarkan surat keterangan tidak mampu dan surat keterangan domisili. Sekarang kartu KIS atas nama Anisa dapat digunakan.

Beberapa waktu belakangan ini ada postingan yang viral. Dalam tulisanya dikatan “tolong dong pak Gubernur ini ada pasien covid 19. Asal Lampung di RS Juanda Bekasi Timur punya KIS dan mereka bilang tidak ditanggung dan harus bayar sedangkan pasien sudah kritis untuk ditangani ke RS yang menangani Covid 19 mereka siap keluarkan tapi harus bayar dulu”, tulisnya.

Disisi lain ada juga Pasien yang berinisial DN umur 21 tahun berasal dari desa Pekondoh gedung kec. Way lima kab. Pesawaran tadi malam dibawa ke RS Tanggerang Selatan namun tidak dilakukan rawat inap. Pagi ini ybs kembali ke RS atas anjuran RS untuk dilakukan pemeriksaan Laboratorium, namun belum dapat disimpulkan ybs terinfeksi Covid atau bukan, tutup jubir Team Gugus Tugas percepatan Penanganan Corona (Covid 19) Kabupaten Pesawaran.

Team Gugus Tugas percepatan Penanganan Corona (Covid 19) Kabupaten Pesawaran Pesawaran mengimbau kepada keluarga yang bersangkutan untuk tidak menjenguk karena ybs juga tak dapat pulang sesuai SOP.( rl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed