Ditelepon Orang Ta Dikenal, Warga Bagelen Pesawaran Pergi Dan TakKembali Lagi

oleh

GR ( Pesawaran) – Warga Bagelen Kecamatan Gedung Tataan Pesawaran Ananto Pratikno menghilang dan hingga kini tidak kembali lagi kerumahnya setelah menerima telepon dari seseorang yang tak dikenal.

Menurut anak korban Wahyu Kamis (11/7/19) mengatakan kepada gerbangrepublik.com, awalnya orang tuanya menerima telepon dari seseorang yang belum pernah dikenalnya menjanjikan sesuatu yang tidak jelas, meski demikian anehnya saat itu juga, Rabu 10 Juli 2019 beekisar pukul 7.30 pagi langsung meninggalkan anak istrinya tanpa pamit.

” Saya sempet mendengar sedikit pembicaraan orang tua saya saat di lood speaker sepertinya ada arahan agar mengirim uang dalam bentuk pulsa, akan tetapi setelah itu lood speaker dimatikan sehingga tidak tahu persis apa yang di bicarakan,” Ujar Wahyu anak korban.

Lebih lanjut masih menurut Wahyu korban Ananto Pratikno ( ayahnya) asal dusun asal dusun V RT 2 Bagelen Kecamatan Gedung Tataan Pesawaran pergi meninggalkan rumah dengan meminjam uang kepada beberapa sanak saudaranya di desa Bagelen dengan jumlah berfariasi hingga mencapai 5 juta lebih .

” Ini menurut penuturan sanak saudara yang merasa di pinjam uangnya makanya saya tau, hingga sekarang bapak tidak kembali kerumahnya dan hp nya tidak bisa dihubungi,” tambahnya .

Setelah hal ini dilaporkan aparat Desa, Wahyu juga telah melapor ke pihak kepolisian karena bapak yang diduga ditipu dengan cara sihir sehingga sampai dengan siang ini belum diketahui rimbanya .

” Saya juga sudah mendapat nomor hp yang dikirim fulsa bapak, tapi ketika dihubungi tidak bisa lagi, pedahal ada dua nomor yang kuat dugaan hp ini yang husus menerima transfer pulsa dari korban,” tambahnya lagi.

Menurut anggota Koramil Serka Mardi Utomo, ada dugaan ini penipuan gaya baru dengan menjanjikan dengan uang I juta rupiah dalam waktu beberapa jam akan berkembang hingga 18 juta rupiah.

” Sebagai masyarakat untuk berhati hati agar tidak mudah dibujuk rayu oleh orang yang tak dikenal,” tegasnya.

Sedangkan Babinkamtibmas Bripka Arief Nazola membenarkan adanya warga yang tidak kembali seperti yang dituturkan Wahyu selaku anak korban.

” Kami terus berupaya mencari info rmasi keberadaan warga yang hingga kini tak kembali, karena hp nya tak bisa di hubungi lagi, akan tetapi sudah dilaporkan pada Polsek Gedung Tataan,” pungkasnya.( Her)