Setoran Dimuka Tak Dipenuhi KUPT Pasar Kedondong Aniaya Suhaili

oleh

GR (Pesawaran) – Tindakan pemukulan atau main hakim sendiri yang dilakukan oleh Mursalin Ketua Unit Pelaksana Tehnis (KUPT) pasar Kecamatan Kedondong Kebupaten Pesawaran terhadap Ketua Asosiasi Pedagang Pasar (APPSI) Ahmad Suhaili, telah dilaporkan ke Polsek Gedung Tataan, Rabu (3/10/2018).

Menurut sumber peristiwa pemukulan terjadi di kantor Dinas Koperindak Kabupaten Pesawaran, Rabu 3 Oktober 2018 sekitar pukul 14.00 Wib terkait perihal setoran PAD Pasar Kedondong Tahun 2018.

Ditambahkannya Sebelum peristiwa pemukulan, sudah ada kesepakatan melalui MoU bahwa Suhaili selaku petugas penarikan retribusi pasar menyanggupi akan membayar PAD Pasar sebesar 35 juta sampai dengan Desember 2018.

Akan tetapi pada saat itu KUPT Pasar Kedondong Mursalin memaksa untuk melunasi setor di muka sesuai kesepakatan pada hari ini juga (rabu – Red). Karena Suhaili tidak menyanggupi dan bisanya pada hari Senin yang akan datang membuat KUPT Pasar Kedondong naik darah sehingga terjadilah pemukulan terhadap Suhaili yang mengakibatkan pelipis kiri bawah mata lebam.

Setelah peristiwa pemukulan hingga terjadi baku hantam terlihat kaca meja pecah dan berserakan di satu ruangan Dinas Koperindak. Pasca peristiwa itu, pihak keluarga melaporkan peristiwa ini ke Polsek Gedung Tataan agar dapat ditindak lanjuti.

Mirisnya peristiwa ini terjadi di kantor Dinas Pasar dan Perdagangan Kabupaten Pesawaran yang sebelumnya ada musyawarah yang dihadiri Kabid Pasar  Zurna serta beberapa staf.

Terpisah, Kabid Pasar Kabupaten Pesawaran Zurna saat akan dimintai keterangan melalui telepon selulernya, tidak diangkat meski nada dering tersambung. (yudi)